Lisan…

Published Maret 1, 2009 by uminjapan

Asalamu`alaikum…

Sahabat, apa kabar di hari ini..Smoga sehat selalu, bahagia dan insya ALLOH menjadi insan mulia dan terhormat…Aamiin.

Sahabatku karena ALLOH…

ALLOH maha mendengar [As-Sami`], sekarang saya mengerti mengapa ALLOH menciptakan manusia dengan dua telinga dan satu mulut ??? mungkin diantara hikmahnya adalah agar saya harus lebih banyak mendengar daripada berbicara..

Jika ALLOH maha mendengar, mendengar suara jiwa yang tak terucap atau terucap meski tanpa suara🙂 , maka yg terlintas dalam benak saya kemudian adalah semestinya saya sangat takut mengucapkan kata kata yang tidak benar, takut berbicara yang menyakiti hati orang lain, takut menfitnah, takut kata kata saya akan menggoreskan luka dan takut sekali untaian kata yang keluar dari lisan ini, tidak bermakna karena saya seharusnya tahu bahwa kata kata saya bahkan gumaman saya didengar, iya sedang didengar oleh ALLOH bahkan dicatat dan akan diperdengarkan kepada saya pada mahkamah ALLOH nanti…bagaimana yah..Ahh gak bisa bayangin..

Sahabat..

ALLOH pasti mendengar apapun yang disuarakan oleh makhluk-makhluk-Nya, dalam bisikan yang paling halus sekalipun, dan dalam hiruk pikuk kegaduhan. ALLOH pun Maha Mendengar orang yang hatinya berzikir [pasti….], walau di tempat tersembunyi atau di pangkalan pesawat terbang yang sangat bising, yang manusia tak mampu mendengar tapi ALLOH dipastikan mendengar.

Jika ALLOH maha mendengar bahkan yang tak terucap seharusnya kita mampu untuk berhati-hati dalam menjaga lisan. Jangan bicara kecuali benar dan bermanfaat, karena setiap patah kata akan didengar oleh ALLOH dan harus kita pertanggungjawabkan di akhirat kelak, tak akan luput bahkan yang hanya terbit diujung hati kita ALLOH telah mendengar, dan niat niat kita tentunya …

Jadi rasanya tidak salah jika kita berpikir dan menimbang sebelum bicara. Bertanyalah selalu, pantaskah saya bicara seperti ini? Benarkah perkataan ini kalau saya ucapkan? Karena ada perkataan yang benar tapi tidak tepat situasi dan kondisinya… mungkin kata kata saya benar tapi tak tepat waktu untuk diucapkan maka hancurlah semua yang nampak benar tadi, “terus apa kita harus berpikir dulu, sebelum ngomong??, lama deh”🙂 bukan, bukan begitu maksudnya tapi kita harus melatih lisan kita untuk berkata yang baik baik saja, maka yang keluar pun akan yang baik baik saja, bukankah bisa ala biasa🙂

Sahabat…

Mulai sekarang mari kita sama-sama bertekad., bahwa saya hanya ingin ALLOH mendengar semua yang baik baik saja, tak ada sumpah serapah, tak ada dusta, tak ada caci maki, tak ada umpatan, tak ada bisik bisik membicarakan keburukan orang dan tak ada lagi ucapan ucapan yang melukai pendengar [kaya penyiar aja .🙂 ]… saya akan lebih banyak mendengar deh daripada bicara banyak🙂 yang hanya mengumbara kata-kata saja, ehh kaya sebagian caleg…siapa tuh…Astagfirullahal`dhim..sudah su`dhon nih…Gak boleh yah sahabat….semoga mereka juga ikhlas karena ALLOH, ingin memajukan bangsa dan mensejahterakan rakyak..:)

Sahabat ….

Selamat berkarya yah,,

ALLOH maha tahu apa karya kita hari ini..:)

Wassalamu`alaikum..

Asep Saepudin.

Nagoya, Japan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: